Meskipun hingga kini belum ada satu lembaga pun yang menyatakan hasil Pemilu Legislatif 2009 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), namun Partai Aceh (PA) yang disebut-sebut unggul dalam pemilu di provinsi itu, mengklaim perolehan suara mereka mencapai 70 persen lebih untuk tingkat DPR Aceh dan DPR kabupaten/kota.
Perolehan suara untuk partai lokal bentukan mantan kombatan GAM ini, disebutkan terutama berasal dari kabupaten/kota yang berada di kawasan pesisir utara dan timur Aceh, seperti Pidie (95 persen), Pidie Jaya (90
persen), Bireuen (98 persen), Aceh Utara (95 persen) dan Aceh Timur (90 persen).
Tak hanya itu, dukungan suara dari rakyat Aceh yang mereka raih berkisar antara 60-80 persen di pesisir barat-selatan. Sedangkan di wilayah tengah, Partai Aceh disebutkan hanya mengantongi suara di bawah 50 persen. PA juga membantah keras bahwa kemenangan tersebut diraih dengan cara mengintimidasi masyarakat untuk memilih mereka.
“Dari informasi yang kita terima di sejumlah daerah, PA unggul dan memenangkan pemilu di beberapa kabupaten/kota, sehingga kita berani menyatakan memperoleh keseluruhan suara sebanyak 70 persen,” ujar juru bicara PA, Tgk Adnan Beuransah dalam keterangan persnya di kantor DPP Partai Aceh, Jumat (10/4) pagi.
Adnan Beuransah yang juga caleg DPR Aceh ini menyebutkan, laporan perolehan suara ini mereka peroleh berdasarkan informasi yang dikumpulkan saksi Partai Aceh yang ditempatkan di tempat pemungutan suara di seluruh Aceh. “Karenanya, kami berharap tidak terjadi kecurangan dalam proses rekapitulasi suara nantinya,” harapnya.
Ia juga meminta masyarakat Aceh untuk tidak larut dalam euforia berlebihan menyikapi kemenangan Partai Aceh dalam Pemilu 2009. “Kita berharap masyarakat tidak larut dalam euforia. Kemenangan ini harus disyukuri,” katanya.
Sementara itu, menyangkut minimnya perolehan suara PA di Kota Banda Aceh, Adnan mengakui perolehan suara partainya di ibu kota Provinsi NAD tersebut tidak terlalu signifikan sebagaimana yang diharapkan karena pemilih di kota tersebut sangat heterogen.
Tidak Berkutik
Hal ini juga terbukti, karena di tempat Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf memilih yakni TPS 3 Lampriet Bandar Baru, Partai Aceh tidak berkutik, justru partai nasional yang unggul. Sedangkan di Kabupaten Aceh Besar, Partai Aceh mendominasi hasil penghitungan suara sementara Jumat (10/4), untuk tingkat DPRK. Hasil tersebut sesuai dengan rekapitulasli Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah melaporkan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar.
Dari 23 kecamatan yang tersebar di Aceh Besar, sedikitnya sembilan kecamatan telah mengirimkan hasil rekapitulasi yang dilakukan PPK dari hasil perhitungan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS, Kamis (9/4).
Sembilan kecamatan yang telah mengirimkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tersebut adalah Kutabaro, Masjid Raya, Blang Bintang, Montasik, Ingin Jaya, Kuta Malaka, Lhoknga, Kota Jantho dan Seulimum. Sementara 16 lagi masih dalam tahap rekapitulasi oleh pihak PPK.
“Untuk sementara rekapitulasi jumlah suara yang masuk sebanyak 30 persen, dari jumlah itu PA memperoleh sebanyak 20 persen. Sementara 10 persen dibagi kepada keempat partai politik peserta pemilu lain seperti Partai Daulat Aceh, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang dan Partai Amanat Nasional,” kata Ketua Pokja Perhitungan suara Pada KIP Aceh Besar, Hafidh HS.
Sementara itu, KIP Provinsi Aceh, Jumat (10/4) juga telah mengirimkan surat edaran ke seluruh KIP kabupaten/kota, agar segera mengirimkan hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara sementara Pemilu Legislatif 2009 .
Wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Syahputra mengatakan, pihaknya telah memberitahukan kepada 23 kabupaten/kota untuk mengirimkan hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara untuk DPR-RI, DPR Aceh, DPRK dan DPD. “Kami terus berkomunikasi dengan mereka, terkait hasil penghitungan suara sementara di kabupaten/kota,” kata Ilham.
Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan rekapitulasi tersebut bisa diterima oleh KIP Aceh. Sebab hasil penghitungan suara yang telah dilakukan di 10.271 TPS di seluruh Aceh masih dalam tahap rekapitulasi tingkat PPK. (analisa)
Sumber : agaramedia.com
Perolehan suara untuk partai lokal bentukan mantan kombatan GAM ini, disebutkan terutama berasal dari kabupaten/kota yang berada di kawasan pesisir utara dan timur Aceh, seperti Pidie (95 persen), Pidie Jaya (90
persen), Bireuen (98 persen), Aceh Utara (95 persen) dan Aceh Timur (90 persen).
Tak hanya itu, dukungan suara dari rakyat Aceh yang mereka raih berkisar antara 60-80 persen di pesisir barat-selatan. Sedangkan di wilayah tengah, Partai Aceh disebutkan hanya mengantongi suara di bawah 50 persen. PA juga membantah keras bahwa kemenangan tersebut diraih dengan cara mengintimidasi masyarakat untuk memilih mereka.
“Dari informasi yang kita terima di sejumlah daerah, PA unggul dan memenangkan pemilu di beberapa kabupaten/kota, sehingga kita berani menyatakan memperoleh keseluruhan suara sebanyak 70 persen,” ujar juru bicara PA, Tgk Adnan Beuransah dalam keterangan persnya di kantor DPP Partai Aceh, Jumat (10/4) pagi.
Adnan Beuransah yang juga caleg DPR Aceh ini menyebutkan, laporan perolehan suara ini mereka peroleh berdasarkan informasi yang dikumpulkan saksi Partai Aceh yang ditempatkan di tempat pemungutan suara di seluruh Aceh. “Karenanya, kami berharap tidak terjadi kecurangan dalam proses rekapitulasi suara nantinya,” harapnya.
Ia juga meminta masyarakat Aceh untuk tidak larut dalam euforia berlebihan menyikapi kemenangan Partai Aceh dalam Pemilu 2009. “Kita berharap masyarakat tidak larut dalam euforia. Kemenangan ini harus disyukuri,” katanya.
Sementara itu, menyangkut minimnya perolehan suara PA di Kota Banda Aceh, Adnan mengakui perolehan suara partainya di ibu kota Provinsi NAD tersebut tidak terlalu signifikan sebagaimana yang diharapkan karena pemilih di kota tersebut sangat heterogen.
Tidak Berkutik
Hal ini juga terbukti, karena di tempat Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf memilih yakni TPS 3 Lampriet Bandar Baru, Partai Aceh tidak berkutik, justru partai nasional yang unggul. Sedangkan di Kabupaten Aceh Besar, Partai Aceh mendominasi hasil penghitungan suara sementara Jumat (10/4), untuk tingkat DPRK. Hasil tersebut sesuai dengan rekapitulasli Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah melaporkan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar.
Dari 23 kecamatan yang tersebar di Aceh Besar, sedikitnya sembilan kecamatan telah mengirimkan hasil rekapitulasi yang dilakukan PPK dari hasil perhitungan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS, Kamis (9/4).
Sembilan kecamatan yang telah mengirimkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tersebut adalah Kutabaro, Masjid Raya, Blang Bintang, Montasik, Ingin Jaya, Kuta Malaka, Lhoknga, Kota Jantho dan Seulimum. Sementara 16 lagi masih dalam tahap rekapitulasi oleh pihak PPK.
“Untuk sementara rekapitulasi jumlah suara yang masuk sebanyak 30 persen, dari jumlah itu PA memperoleh sebanyak 20 persen. Sementara 10 persen dibagi kepada keempat partai politik peserta pemilu lain seperti Partai Daulat Aceh, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang dan Partai Amanat Nasional,” kata Ketua Pokja Perhitungan suara Pada KIP Aceh Besar, Hafidh HS.
Sementara itu, KIP Provinsi Aceh, Jumat (10/4) juga telah mengirimkan surat edaran ke seluruh KIP kabupaten/kota, agar segera mengirimkan hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara sementara Pemilu Legislatif 2009 .
Wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Syahputra mengatakan, pihaknya telah memberitahukan kepada 23 kabupaten/kota untuk mengirimkan hasil rekapitulasi penghitungan suara sementara untuk DPR-RI, DPR Aceh, DPRK dan DPD. “Kami terus berkomunikasi dengan mereka, terkait hasil penghitungan suara sementara di kabupaten/kota,” kata Ilham.
Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan rekapitulasi tersebut bisa diterima oleh KIP Aceh. Sebab hasil penghitungan suara yang telah dilakukan di 10.271 TPS di seluruh Aceh masih dalam tahap rekapitulasi tingkat PPK. (analisa)
Sumber : agaramedia.com








2 komentar:
yang penting tetap berjalan aman aman saja dan terkendali
hehehehe
yup betul itu yang penting semua lancar dan terkendali... :D
Poskan Komentar
SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR